Fakta Zaman Jurassic, Periode Dinosaurus Menguasai Bumi

Fakta Zaman Jurassic, Periode Dinosaurus Menguasai Bumi

Fakta Zaman Jurassic, Periode Dinosaurus Menguasai Bumi

Fakta Zaman Jurassic, Periode Dinosaurus Menguasai Bumi– Kamu pasti tahu film Jurassic Park (1993) beserta dua sekuelnya dan Jurassic World yang tayang pada 2015 serta sekuelnya pada 2018. Film-film bertema dinosaurus itu sangat populer di dunia hingga sekarang. Namun, tahukah kamu apa sih Jurassic itu sebenarnya?

Singkatnya, Jurassic adalah suatu periode waktu pada zaman prasejarah yang terjadi ratusan juta tahun lalu. Selain soal dinosaurus yang menguasai bumi, apa lagi yang ada pada zaman itu dan seperti apa suasananya? Dilansir National Geographic dan Live Science, Berikut ini ulasannya 

1. Diawali dengan pecahnya Superbenua Pangaea 

Periode Jurassic terjadi pada 199 hingga 145 juta tahun lalu. Periode ini mengakhiri periode Triassic yang terjadi pada 251 hingga 199 juta tahun lalu. Pada masa awal periode Jurassic, Superbenua Pangaea terpecah dan mulai bergerak menjauh.

Bagian utara dari Pangaea yang disebut Laurentia terpisah menjadi daratan yang pada akhirnya akan menjadi Amerika Utara dan Eurasia. Sementara, bagian selatannya, yaitu Gondwana, terpecah menjadi timur dan barat. Bagian timur akan menjadi Antarktika, Madagaskar, India, dan Australia, sedangkan bagian barat adalah cikal bakal Afrika dan Amerika Selatan.

2. Bercirikan iklim yang hangat 

4 Fakta Unik Iklim Tropis, Beruntungnya Jadi Orang Indonesia!

Perubahan iklim juga menandai peralihan periode Triassic ke Jurassic. Sementara iklim pada periode Triassic terkenal sangat kering dan cenderung panas, periode Jurassic dicirikan oleh iklim yang hangat dan lembap. Kandungan oksigen pun melonjak dari sekitar 18 persen menjadi 26 persen sehingga memungkinkan munculnya banyak makhluk hidup berukuran besar.

3. Dipenuhi hutan subtropis 

Semua perubahan tersebut menyebabkan periode Jurassic bisa disebut sebagai periode yang “hijau”. Kawasan gurun kering yang banyak terdapat pada era Triassic mulai menghangat dan memungkinkan tumbuhnya tumbuhan perintis seperti lumut dan tumbuhan paku yang berkembang biak menggunakan spora.

Seraya berjalannya waktu, tumbuhan pada era Jurassic bahkan berevolusi dalam hal cara berkembang biak. Tumbuhan gymnospermae alias tumbuhan berbiji terbuka mulai muncul dan berkembang pesat karena proses penyerbukan yang bisa dibantu oleh angin. Namun, pada periode ini, belum ada tumbuhan berbunga sejati.

4. Kehidupan hewan di darat berkembang pesat  

Dengan banyaknya tumbuhan, hewan-hewan pemakan tumbuhan pun berkembang pesat pula. Dinosaurus sauropoda yang superbesar mulai bermunculan, misalnya brachiosaurus yang panjangnya bisa mencapai 26 meter dan berat 80 ton. Ada pula stegosaurus, dinosaurus besar yang memiliki lempeng-lempeng duri di punggungnya.

Dengan adanya dinosaurus herbivor berukuran raksasa, maka dinosaurus predator yang gak kalah besar pun berkembang, contohnya adalah ceratosaurus yang mencapai panjang 7 meter dan allosaurus yang lebih mengerikan lagi dengan ukuran 12 meter. Namun, gak seperti yang mungkin kamu sangka, T. rex sebenarnya belum muncul pada era Jurassic.

5. Keanekaragaman hewan di bawah laut pun sangat luar biasa  

Bukan hanya di darat, kehidupan di bawah laut juga berkembang pesat pada era Jurassic. Koral dan terumbu karang hidup di perairan hangat dan menjadi habitat bagi spons, siput, dan moluska lainnya. Leluhur ikan hiu dan pari pun hidup pada masa ini.

Tapi, sang penguasa laut sesungguhnya tentu adalah plesiosaurus, sejenis reptil laut berleher panjang pemakan segala. Ada pula ichthyosaurus, reptil laut berbentuk mirip lumba-lumba dan buaya prasejarah yang hidup di laut bernama mystriosaurus.