Fenomena Alami di Kehidupan Organisme Akibat Mutasi

Fenomena Alami di Kehidupan Organisme Akibat Mutasi

Fenomena Alami di Kehidupan Organisme

Fenomena Alami di Kehidupan Organisme – Mutasi diartikan sebagai perubahan sebagian atau keseluruhan dari urutan DNA organisme. Evolusi dan biomolekuler mutasi genetik sebagai salah satu elemen yang dapat memperngaruhi kehidupan suatu organisme, baik itu secara mikro maupun secara makro.

Baca juga : Fakta Seputar Snake Island, Pulau yang Dinobatkan Paling Mematikan!

Kanker

Kanker merupakan penyakit live chat live22 mematikan yang dapat dialami oleh semua organisme hidup, mulai dari manusia, hewan, hingga tanaman. Kanker juga merupakan salah satu fenomena alami yang terjadi di alam sebagai bentuk dari mutasi gen.

Ditulis dalam laman Cancer, semua kelainan dan penyakit kanker diawali dari sebuah mutasi dari satu atau beberapa gen dalam sel. Dalam hal ini, mutasi mengakibatkan perubahan genetik yang dapat memengaruhi protein dalam sel.

Jika protein dalam sel sudah rusak, abnormal, dan bahkan berubah secara radikal, hal ini akan mengakibatkan sel dapat membelah secara berlebihan atau ganas. Biasanya, keganasan pertumbuhan sel kanker akan sulit diatasi karena penyebarannya bisa sangat cepat dan masif.

Baca juga : VMware Tawarkan Teknologi Dukung Pertumbuhan Indonesia

Di sini kita dapat menyimpulkan bahwa salah satu dampak dari mutasi genetik adalah fenomena alamiah yang cenderung merugikan organisme. Manusia, hewan, dan tumbuhan yang telah terkena kanker stadium berat akan sulit untuk disembuhkan.

Kimera pada Tanaman

Chimera merupakan fenomena pada tanaman yang unik yng disebabkan oleh mutasi dari genetiknya. Dalam kondisi ini, tumbuhan dapat kehilangan pigmennya akibat dari perubahan mutasinya.

Ciri-ciri tanaman kimera adalah adanya perbedaan struktur tanaman–baik warna maupun bentuk–yang terjadi pada tanaman dalam satu akar yang sama. Bisa saja, mawar tumbuh dengan separuh merah dan separuh putih. Hal ini merupakan perubahan dalam pertumbuhan tanaman yang dihasilkan oleh mutasi pada susunan DNA tanaman.

Terjadinya Spesiasi dalam Jalur Evolusi

Mutasi genetik ternyata menjadi salah satu poin penting dalam kerangka teori evolusi. Seperti ditulis dalam jurnal sains National Institutes of Health (NIH), mutasi genetik dalam takaran tertentu dapat menyebabkan spesiasi atau munculnya spesies-spesies yang baru.

Bagaimana mutasi genetik dapat berpengaruh dalam tahap evolusi? Tentunya dalam kurun waktu yang sangat lama melalui variasi genetik. Nah, variasi ini dapat mengubah aktivitas gen dan fungsi protein dalam sel.

Jika variasi genetik ini menguntungkan, maka akan diteruskan pada generasi selanjutnya. Namun, jika variasi genetik ini bersifat sebaliknya, hal ini akan mengakibatkan kepunahan atau justru kemunculan varietas baru dalam percabangan spesies.

Perubahan Pigmen

Pada dasarnya, pigmen merupakan salah satu penyebab mengapa organisme di Bumi ini bisa berwarna-warni. Pada tanaman, pigmen membuat tanaman dapat tumbuh dengan berbagai macam warna. Beberapa macam pigmen tanaman adalah klorofil, antosianin, karotenoid, dan betalain.

Sedangkan pada hewan biasanya pigmen yang dihasilkan berupa melanin, yakni senyawa yang memberikan warna pada tubuh hewan, mulai dari bulu, kulit, hingga mata. Pigmen juga bertanggung jawab dalam munculnya perbedaan warna pada masing-masing individu manusia.

Nah, dalam sedikit kasus, mutasi genetik dapat mengakibatkan sebuah fenomena alamiah yang akan mengubah susunan jumlah pigmen dalam tubuh. Mutasi ini dapat membuat beberapa organisme tidak memiliki jumlah warna yang cukup, sehingga hanya warna putih saja yang dihasilkan.

Penyakit Akibat dari Radiasi

Salah satu kasus radiasi terbesar yang menjadi sorotan dunia adalah kasus radiasi yang terjadi di Chernobyl, Ukraina. Radiasi masif ini terjadi akibat ledakan dan kebocoran nuklir, sehingga Chernobyl menjadi kota yang tak berpenghuni sampai saat ini.

Seperti dicatat dalam National Geographic, radiasi yang terjadi di Chernobyl tersebut telah memengaruhi kehidupan organisme yang ada di sekitarnya. Beberapa penyakit dan cacat fisik menjadi pemandangan yang biasa pada organisme yang ada di sana.

Perubahan yang terjadi dalam susunan genetik memang dapat terjadi akibat radiasi dari luar. Biasanya, mutasi yang diakibatkan memang bersifat negatif, yakni penyakit berat atau cacat fisik.

Itulah beberapa fenomena alamiah yang terjadi akibat mutasi genetik. Ternyata, sebagian besar mutasi genetik memang berdampak buruk bagi kehidupan organisme, ya!