Menaker Minta Masyarakat dan Pekerja Tetap Waspada terhadap Covid-19

Menaker Minta Masyarakat dan Pekerja Tetap Waspada terhadap Covid-19

Menaker Minta Masyarakat dan Pekerja Tetap Waspada terhadap Covid-19

Menaker Minta Masyarakat dan Pekerja Tetap Waspada terhadap Covid-19 – “Covid-19 belum selesai, masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menjaga jarak, olahraga yang cukup, menjaga stamina agar memiliki imunitas tubuh yang baik,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa era new normal (kebiasaan baru) adalah masa adaptasi kehidupan produktif dan aman dari COVID-19. Di era ini, seluruh stakeholder ketenagakerjaan diimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan karena COVID-19 belum pergi dari Indonesia.

1. Menaker mengajak untuk menerapkan protokol kesehatan dengan baikĀ 

Pada Kamis, 9 Juli 2020, kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 2.657. Hal tersebut harus menjadi perhatian bersama untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Menaker mengingatkan agar protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik, maka jangan dijadikan itu sebagai beban. Namun, harus dijadikan sebagai kebutuhan.

“Mari kita berperilaku hidup bersih dan sehat sebagai sebuah gaya hidup, dan harus dijadikan sebagai sebuah kebutuhan,” kata Menaker.

2. Menaker berharap perusahaan di Indonesia menerapkan Gerakan Pekerja SehatĀ 

Menaker juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh adalah salah satu cara menguatkan imunitas tubuh untuk menangkal Covid-19. Untuk itu, ia berharap perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai menerapkan Gerakan Pekerja Sehat.

“Karena pada era pandemik ini, gaya hidup sehat harus dimiliki pekerja. Cukup waktu untuk melakukan olahraga. Olahraga tidak perlu waktu yang lama, 5-10 menit, yang penting teman-teman bergerak,” ujar Menaker.

3. Menaker melibatkan 70 pekerja yang di-PHK dan dirumahkan dalam kegiatan penyemprotan disinfektan

Dalam penyemprotan disinfektan di Cimanggis, Depok, Menaker menjelaskan bahwa kegiatan itu melibatkan pekerja yang terdampak pandemik Covid-19, baik yang di-PHK maupun dirumahkan. Melalui kegiatan penyemprotan desinfektan ini, mereka akan mendapatkan insentif dari Kemnaker.

Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan pada Jumat sejak Maret 2020. Selain untuk memberdayakan pekerja yang di-PHK dan dirumahkan, kegiatan itu bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat dari Covid-19.

“Setiap sekali penyemprotan ada 70 orang, teman-teman yang di-PHK, yang dirumahkan,” kata Menaker menjelaskan.

Dalam kesempatan bantuan sembako juga diserahkan kepada masyarakat di sekitar area penyemprotan disinfektan. Dalam menggalang bantuan, Kemnaker melibatkan sejumlah perusahaan. Adapun pendistribusiannya, Kemnaker melibatkan warga setempat. Biro Humas Kemnaker