POCO F2 Resmi Rilis, Flagship 5G Termurah dari Semua Flagship

POCO F2 Resmi Rilis, Flagship 5G Termurah dari Semua Flagship

POCO F2 Resmi Rilis, Flagship 5G Termurah

POCO F2 Resmi Rilis – Setelah Pocophone F1 jadi smartphone yang diduga sebagai “flagship killer,” kali ini POCO dihadirkan kembali untuk merilis suksesornya yakni POCO F2 Pro.

Melansir GSM Arena, POCO F2 Pro ini adalah smartphone yang merupakan rebranding dari Redmi K30 Pro, mengikuti jejak dari Poco X2 yang telah rilis sebelumnya dengan rebranding dari Redmi K30.

Baca juga :Redmi K30 5G Racing Edition, Ponsel Pertama dengan Snapdragon 768G

Seperti pendahulunya, Poco F2 Pro membawa nafas yang sama yakni spesifikas flagship. Mulai dari prosesor Snapdragon 865 dengan konektivitas 5G, dan juga yang diandalkan Poco yakni teknologi pendingin LiquidCool 2.0. Soal RAM, terdapat pilihan 6GB dan juga 8GB, serta orage 128GB dan 256GB.

Di smartphone ini, Poco kini menyematkan layar AMOLED, di mana terdapat dukungan HDR+ serta pemindai sidik jari dalam layar. Layar ini hanya memiliki kecepatan refresh standar yakni 60Hz, namun punya sampling rate hingga 180Hz.

Soal kamera, terdapat kamera utama 64MP, dipadu sensor ultra wide 13MP dan 5MP telefoto 2x live22 register zoom plus 2MP sensor kedalaman. Sementara untuk selfie, terdapat kamera 20MP yang diakomodir dalam desain popup termotorisasi.

Terakhir di soal baterai, terdapat kapasitas raksasa yakni 4.700mAh dengan fast charging 30W.

Harga Poco F2 Pro

Harga Poco F2 Pro 6/128: 500 Euro (Rp8 juta)

Harga Poco F2 Pro 8/256: 600 Euro (Rp 9,7 juta)

Sementara LG Sedang Kembangkan Smartphone Layar “Sayap”

Raksasa teknologi Korea Selatan LG baru saja merilis smartphone dengan lini penamaan baru yakni Velvet. Namun nampaknya tak hanya Velvet yang akan jadi lini smartphone LG.

Pasalnya berdasarkan laporan dari Herald Corp dan ETNews yang dikutip Engadget, smartphone berikutnya dari LG yang kini sedang dikembangkan diberi nama kode “wing.”

Hal ini ternyata merujuk pada perangkat yang mempunyai dua layar, dan layar keduanya bisa di-slide menjadi vertikal dan nampak seperti ‘sayap.’

Dari gambar nampak bahwa layar bawah hanya akan nampak jika layar atas diputar horizontal.

Layar atasnya merupakan layar standar 6,8 inci, sementara layar bawahnya berbentuk persegi empat inci. Layar kedua ini berguna sebagai keyboard kala layar utama difungsikan horizontal.

Desain semacam ini nampak cukup canggung dan kurang proporsional. Namum kita bisa membayangkan bahwa hal ini sangat berguna bagi para gamer dan juga streamer.

Sumber : merdeka.com