Teori Konspirasi Seputar Bulan yang Tidak Masuk Akal, Pernah Dipercaya?

Teori Konspirasi Seputar Bulan yang Tidak Masuk Akal, Pernah Dipercaya?

Teori Konspirasi Seputar Bulan yang Tidak Masuk Akal

Teori Konspirasi Seputar Bulan yang Tidak Masuk Akal – Bulan adalah benda langit yang tampak paling menonjol pada saat malam hari. Bulan juga menjadi satu-satunya satelit yang di miliki oleh bumi dan memiliki peran besar terhadap bumi.

Baca juga : Dampak dari Kemajuan Teknologi, Tidak Selalu Berdampak Positif

Selain fungsinya, bulan juga menyimpan berbagai macam misteri yang kadang-kadang melahirkan sejumlah teori konspirasi yang tidak masuk akal, seperti beberapa teori konspirasi berikut ini.

Bulan Dapat Membuat Orang Menjadi Gila

Di luar sana banyak orang yang percaya pada mitos yang menyatakan bahwa bulan purnama dapat mempengaruhi kesejahteraan seseorang, seperti membuat manusia menjadi lebih liar, meningkatkan kemungkinan melahirkan, kesulitan tidur, dan lebih mungkin melakukan kejahatan. Ada juga orang yang mengklaim bahwa mereka tidak bisa tidur di malam bulan purnama.

Dilansir dari laman Live Science, beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui kebenaran mitos ini, dan nyatanya semua hasil menunjukkan bahwa bahwa tidak ada hubungan antara bulan purnama dengan penyakit mental, perilaku kriminal, atau masalah lainnya.

Bulan Akan Berubah Menjadi Hijau

Pada tahun 2016, ada desas-desus menghebohkan yang mengatakan bahwa bulan akan berubah menjadi hijau karena beberapa planet berada dalam posisi sejajar dan menciptakan cahaya yang menakutkan.

Padahal faktanya, bulan tidak pernah benar-benar berubah menjadi hijau, meskipun bisa tampak merah ketika terjadi gerhana bulan, ketika bulan melewati bayangan bumi. Menurut laman Space, peristiwa ini sama seperti matahari yang tampak merah ketika terbenam, sebab sinar matahari tersebar saat melewati atmosfer bumi, membentuk bayangan kemerahan di permukaan bulan.

Foto Pendaratan Manusia Pertama di Bulan Adalah Rekayasa

Walaupun pendaratan manusia pertama di bulan sudah terjadi sekitar 50 tahun yang lalu, tapi saat ini masih ada yang menganggap bahwa pencapaian tersebut hanyalah rekayasa belaka. Alasan yang biasa digunakan oleh orang-orang untuk mendukung teori konspirasi ini adalah tidak adanya bintang di foto, bendera Amerika dapat berkibar, dan ada jejak kaki tetapi tidak ada bekas cetakan modul lunar dari pendaratan.

Sebenarnya, keragu-raguan ini telah dijawab dengan masuk akal oleh para ilmuwan. Sayangnya, tak peduli bagaimanapun NASA dan pihak-pihak lain mencoba untuk membuktikan hal ini, kebenaran perihal pendaratan manusia di bulan tetap menjadi hal yang terus diperdebatkan sampai sekarang.

Bulan Terbuat dari Keju

Ini jelas merupakan dongeng fiksi semata. Dikutip dari laman Live Science. Luar sana. Mitos populer yang diceritakan pada anak-anak bahwa bulan terbuat dari keju, dan tak sedikit anak yang mempercayai cerita ini.

Padahal, bulan sama sekali tidak terbuat dari keju. Sebab, jika bulan terbuat dari keju. Berarti ada sapi raksasa di suatu tempat di tata surya yang memproduksi keju untuk membuat bulan.

Peristiwa Supermoon Berkiatan dengan Bencana Alam

Supermoon terjadi ketika bulan purnama berada pada posisi terdekat dengan planet bumi, sehingga terlihat sangat besar. Karena posisinya yang dekat, tarikan gravitasi bulan di planet bumi menjadi lebih besar daripada biasanya. Membuat beberapa orang berteori bahwa kondisi ini berkaitan dengan terjadinya bencana alam.

Akan tetapi, dilansir dari laman Live Science, berbagai penelitian telah dilakukan untuk membuktikan kebenaran teori ini. Hasilnya adalah tidak ada dampak yang signifikan dari peristiwa supermoon terhadap bencana di bumi.

Sumber : idntimes.com