Teori Teori Populer Proses Terbentuknya Bumi

Teori Teori Populer Proses Terbentuknya Bumi

Teori Teori Populer Proses Terbentuknya Bumi

Teori Teori Populer Proses Terbentuknya Bumi – Seperti yang kita ketahui, bumi adalah satu-satunya planet di alam semesta yang bisa dihuni oleh makhluk hidup.

Banyak material yang menjadi sumber kekayaan di bumi ini. Banyak di antaranya yang dimanfaatkan oleh makhluk sebagai bekal untuk bertahan hidup, terutama oleh manusia sebagai makhluk yang berakal.

Inilah teori populer yang memprediksi proses terjadinya bumi.

1. Teori Nebula (Kabut)

Teori Nebula (Kabut)
Teori Nebula (Kabut)

Teori Nebula dikemukakan oleh dua ilmuwan, yakni Immanuel Kant (1753) dan Petere de Laplace (1796). Teori nebula (kabut) biasa dinamakan juga dengan teori Kant-Laplace. Teori ini memaparkan bahwa langit dan tata surya berawal dari kabut. Kabut tersebut mengandung gas hidrogen.

Suatu waktu, kabut itu berproses dan berputar dengan sangat kencang. Bila digambarkan mungkin seperti pusaran angin. Dari sana, terbentuklah bulatan besar, yang memiliki gaya gravitasi, yaitu matahari.

Kabut lainnya berproses juga dengan cara yang sama. Jadilah planet-planet, salah satunya bumi yang sekarang kita tempati ini. Bagaimana, kamu yakin dengan teori ini?

2. Teori Pasang Surut Gas (Tidal)

Teori Pasang Surut Gas (Tidal)
Teori Pasang Surut Gas (Tidal)

Teori Pasang Surut Gas dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffrey (1918). Pada teorinya, mereka mengatakan bahwa ratusan juta tahun yang lalu ada sebuah bintang yang mendekati matahari. Akibatnya, terjadi pasang surut pada tubuh matahari dan mengakibatkan terbentuknya gunung-gunung raksasa pada tubuh matahari.

Gunung-gunung itu membuat sebuah lidah pijar dengan merentang panjang. Kemudian, lidah pijar ini membentuk perapatan gas-gas yang lalu terpecah belah. Akhirnya, terbentuklah benda-benda yang kita kenal sebagai planet, salah satunya yakni bumi.

3. Teori Big Bang

Teori Big Bang
Teori Big Bang

Teori Big Bang adalah teori yang paling terkenal dan ditemukan paling akhir oleh para ilmuwan. Dalam teori ini dikemukakan bahwa tata surya tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui proses selama miliaran tahun.

Teori ini mengatakan bahwa di alam semesta ini ada gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putarannya ini sangat cepat sehingga menyebabkan sejumlah terlepas dari pusatnya.

Dalam teori ini disebutkan juga bahwa ada bagian besar yang membentuk cakram raksasa. Cakram raksasa ini meledak membentuk nebula. Nebula (asap) ini mendingin selama 4.6 miliar tahun.

Dari proses ini akhirnya terbentuklah Bima Sakti. Tetapi, bagian-bagian kecil dari kabut raksasa mendingin dan memadat sampai akhirnya menjadi planet-planet, salah satunya bumi yang kita tempati sekarang.