Universitas Sumatera Utara Lockdown Lagi

Universitas Sumatera Utara Lockdown Lagi

Universitas Sumatera Utara Lockdown Lagi

Universitas Sumatera Utara Lockdown Lagi, – Penyebaran virus corona atau COVID-19 di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU) semakin mengkhawatirkan. Setelah rektor dan wakil rektor dinyatakan positif COVID-19, kampus Universitas Sumatera Utara (USU) menerbitkan pengumuman lockdown kembali.

Banyaknya dosen dan pegawai yang terkena virus corona menyebabkan USU di-lockdown mulai Senin, Juli 2020. Lockdown akan berlangsung hingga Minggu, Agustus 2020. Kebijakan ini akan ditinjau kembali sesuai perkembangan kasus.

Total ada 12 dosen dan pegawai USU terpapar COVID-19

Pengumaan ini adalah kali ketiganya USU melakukan Lockdown. USU melakukan Lockdown pertama kali pada 24 Maret hingga 7 April 2020. Saat itu seluruh akses keluar masuk kampus tertutup untuk masyarakat.

Total ada 12 dosen dan pegawai yang terpapar COVID-19. Termasuk Rektor USU Runtung Sitepu dan beberapa guru besar. Bahkan satu orang dosen di Fakultas Teknik USU meninggal dunia.

Beberapa orang dirawat di rumah sakit, dan lainnya ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun berdasarkan info terakhir, beberapa dari mereka sudah selesai isolasi.

Para dosen dan pegawai diminta tes COVID-19

Selain melakukan sterilisasi di kampus, Runtung juga meminta para pegawai dan pengajar melakukan tes COVID-19. Jika ada yang dinyatakan positif, langsung melapor dan melakukan isolasi mandiri.

“Dari hasil swab ada tren peningkatkan dari USU kita terpapar. Kita akan koordinasi dengan majelis wali amanat USU,” ujarnya.

Dari sisi pelayanan, USU memberlakukan sistem piket. Selain itu, dilakukan secara online. Bahkan program promosi doktor juga dilakukan secara daring.

Keputusan lockdown dilakukan setelah seorang dosen meninggal

Secara terpisah, Rektor USU Runtung Sitepu mengatakan, pihaknya sangat berduka harus kehilangan salah satu tenaga pengajar profesional di Fakultas Teknik karena COVID-19. Kini, jumlah pasien positif terus bertambah dan bahkan ada korban meninggal dunia hingga USU harus lockdown.

“Atas saran majelis wali amanat dan senat akademik, kemudian kami memutuskan untuk menyatakan kampus USU lockdwon,” kata Runtung.

Runtung sendiri sudah dinyatakan sembuh dari virus corona setelah menjalani isolasi 14 hari. Isolasinya berakhir pada Sabtu, Juli 2020. Runtung termasuk orang tanpa gejala.