Warga Terdampak Pandemi di Sinjai, Terima Bantuan Rp500 Ribu

Warga Terdampak Pandemi di Sinjai, Terima Bantuan Rp500 Ribu

Warga Terdampak Pandemi di Sinjai, Terima Bantuan Rp500 Ribu

Warga Terdampak Pandemi di Sinjai, Terima Bantuan Rp500 Ribu -Penanganan Covid-19 terus digulirkan Pemerintah pusat untuk masyarakat terdampak. Selain Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Sosial (Bansos) lainnya yang bakal disalurkan adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sinjai, Muhammad Irvan, bantuan yang bakal disalurkan ini merupakan program baru dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Dimana BPNT yang biasanya menerima sembako atau kebutuhan pokok melalui warung atau agen yang telah ditunjuk supliyer, BPNT kali ini berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu.

Program ini, kata Irvan, bakal diberikan kepada KPM yang masuk kategori non-Program Keluarga Harapan (PKH). Sementara untuk kuota penerima, pihaknya masih menunggu dari Kemensos.

Setelah data turun dari pusat, barulah akan disortir kembali, untuk melihat siapa saja KPM yang sudah meninggal, tapi tetap masuk dalam data penerima karena masing menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebelumnya.

“Penerimanya khusus non-PKH dan seleksinya itu dari pusat, kita tinggal menerima nama atau data siapa yang memenuhi syarat, maka itu yang akan kami Salurkan,” jelasnya.

Menurut irvan, bantuan bagi warga sinjai selama masa pencegahan ponyebaran COVID-19, berbeda dengan bantuan yang berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial (Bansos) Pangan dari Kementerian Sosial.

Berharap bansos yang diberikan dimanfaatkan sebaik – baiknya

“Seperti pekerja harian, pekerja informal di bidang usaha mikro dan kecil. Setelah hari Senin, 6 April 2020, data lengkap masyarakat rawan miskin baru beserta DTKS akan bisa menjadi acuan saat dilakukan pemberian bantuan,” sambungnya.

Irvan juga mengatakan, bantuan akan diberikan langsung oleh Bulog dan Kantor Pos selama masa pencegahan penyebaran corona.

“Bantuan non tunai (sembako) akan dikelola oleh Bulog, sementara bantuan tunai akan dikelola Kantor Pos,” jelasnya.

Pihaknya berharap dengan ada bansos daripemerintah ini,  warga cukup terbantu dan bisa memanfaatkannya dengan baik.

Semua pihak juga berharap semoga kasus corona yang sudah berjalan setengah tahun lebih ini bisa cepat berlalu, agar semua aktifitas di dunia bisa berjalan kembali normal kembali